Bupati Sigi Minta Puskesmas Petakan Kebutuhan untuk Perkuat Pemerataan Layanan Kesehatan

SIGI – Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae meminta seluruh kepala puskesmas melakukan pemetaan kebutuhan fasilitas, peralatan, dan sarana pendukung pelayanan kesehatan di masing-masing wilayah.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tematik Kesehatan Kabupaten Sigi yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Sigi, Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, Senin (24/8/2026).

Rizal mengatakan, pemerintah daerah membutuhkan data yang jelas mengenai kondisi setiap puskesmas, termasuk fasilitas yang tersedia maupun kebutuhan yang masih belum terpenuhi.

“Bapak-Ibu sekalian, buatkan saya laporan ke sini. Dari sisi peralatan maupun dari sisi yang kira-kira masih kurang,” ujar Rizal.

Menurutnya, pemetaan kebutuhan tidak cukup hanya berdasarkan jumlah pasien yang dilayani oleh masing-masing puskesmas. Faktor geografis, jarak tempuh dan kondisi wilayah juga perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan prioritas penguatan fasilitas kesehatan.

Rizal mencontohkan masyarakat di wilayah Kantewu yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan lebih dekat. Menurutnya, fasilitas pelayanan kesehatan perlu diperkuat di lokasi yang memang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Kenapa tidak cari yang dekat? Katakan yang diperlukan ada di Kantewu, kenapa tidak ke Kantewu saja?” katanya.

Ia juga meminta mekanisme pelayanan dan sistem rujukan dievaluasi. Masyarakat diharapkan tidak perlu menempuh perjalanan jauh apabila kebutuhan pelayanan kesehatan sebenarnya dapat ditangani di fasilitas yang lebih dekat.

“Kalau sudah ada semua, jangan lagi pasien harus ke Antapura, harus jauh-jauh dulu,” tegasnya.

Bupati menilai hasil pemetaan tersebut penting sebagai dasar pemerintah daerah dalam menyusun prioritas pengembangan fasilitas kesehatan. Data itu juga akan digunakan untuk memperjuangkan dukungan anggaran dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Karena itu, Rizal meminta seluruh kepala puskesmas segera menyampaikan data mengenai kekurangan fasilitas dan kebutuhan pelayanan di wilayah masing-masing.

“Pada intinya hari ini, tolong Bapak-Ibu kira-kira kapan saya diberikan persoalan itu. Kita tidak perlu rapat lama-lama, karena kita hanya bicara untuk tindak lanjut,” ujarnya.

Pemetaan tersebut diharapkan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Sigi menyusun kebijakan kesehatan yang lebih sesuai dengan kondisi di lapangan.

Selain memperkuat fasilitas dan peralatan, langkah tersebut diharapkan mampu memperpendek akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan serta mengurangi kesenjangan layanan antara wilayah yang mudah dijangkau dan daerah yang berada jauh dari pusat pelayanan.



News Line
( Berita )Diskominfo Sigi Naik Tipe A, Resmi Berubah Jadi Dinas K.. ( Berita )Pemkab Sigi Tata Struktur OPD, Sejumlah Dinas Alami Per.. ( Berita )DPRD Sigi Setujui Ranperda Perubahan Susunan Perangkat .. ( Berita )Pemkab Sigi Segera Bentuk Satgas TB, Targetkan Penangan.. ( Berita )Cetak Sawah Baru di Sigi Capai 301 Hektare, Target 800 ..