Pemkab Sigi Segera Bentuk Satgas TB, Targetkan Penanganan hingga Zero Kasus

SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi menyiapkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Tuberkulosis (TB) sebagai langkah memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penyakit menular tersebut.

Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae mengatakan, pembentukan satgas diperlukan untuk memperkuat penanganan TB mulai dari penemuan kasus, pengobatan hingga pelacakan terhadap orang yang memiliki kontak erat dengan penderita.

“Saya sudah instruksikan Dinas Kesehatan menyiapkan satgas TB guna memperkuat pencegahan, penemuan kasus, pengobatan hingga pelacakan kontak erat penderita tuberkulosis,” ujar Rizal.

Menurutnya, pemerintah daerah menargetkan penanganan TB dapat dilakukan secara maksimal hingga kasus penyakit tersebut dapat ditekan serendah mungkin, bahkan mencapai zero kasus di Kabupaten Sigi.

Rizal menekankan bahwa penanganan TB tidak cukup hanya dengan memberikan pengobatan kepada pasien yang telah dinyatakan positif.

Pelacakan terhadap orang-orang yang melakukan kontak erat dengan pasien juga dinilai penting untuk mencegah munculnya penularan baru.

“Jadi tugas kita tidak hanya mengobati penderita tuberkulosis, tetapi juga melakukan pencegahan, termasuk memberikan obat kepada mereka yang menjadi kontak erat,” katanya.

Ia menjelaskan, pembentukan Satgas TB nantinya akan dikoordinasikan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sigi. Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan kebutuhan pendukung program dapat dipersiapkan secara terencana.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan dukungan anggaran melalui APBD Perubahan 2026 untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Kami sudah menyiapkan dukungan anggaran melalui APBD perubahan ini sambil menunggu dukungan pemerintah pusat,” jelas Rizal.

Berdasarkan data hingga Agustus 2026, tercatat 352 kasus TB telah ditemukan di Kabupaten Sigi.

Sementara itu, pelaksanaan tracing TB yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah dilakukan pada 39 titik di wilayah Kabupaten Sigi.

Langkah penguatan penanganan tersebut dilakukan di tengah masih adanya kesenjangan penemuan kasus TB antarwilayah di Sulawesi Tengah.

Data Kementerian Dalam Negeri mencatat Kota Palu menjadi daerah dengan penemuan kasus TB tertinggi, yakni 1.075 kasus. Selanjutnya Kabupaten Parigi Moutong sebanyak 546 kasus dan Kabupaten Banggai mencapai 510 kasus.

Pemkab Sigi berharap keberadaan Satgas TB nantinya dapat membuat penanganan penyakit tersebut lebih terkoordinasi, terutama dalam mempercepat penemuan kasus, memastikan pasien mendapatkan pengobatan serta mencegah penularan melalui pelacakan kontak erat.

Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah menargetkan pengendalian TB dapat dilakukan secara lebih menyeluruh dan berkelanjutan hingga angka kasus di Kabupaten Sigi dapat terus ditekan.



News Line
( Berita )Diskominfo Sigi Naik Tipe A, Resmi Berubah Jadi Dinas K.. ( Berita )Pemkab Sigi Tata Struktur OPD, Sejumlah Dinas Alami Per.. ( Berita )DPRD Sigi Setujui Ranperda Perubahan Susunan Perangkat .. ( Berita )Pemkab Sigi Segera Bentuk Satgas TB, Targetkan Penangan.. ( Berita )Cetak Sawah Baru di Sigi Capai 301 Hektare, Target 800 ..