SIGI – Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae mendorong Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) desa di Kecamatan Dolo Selatan mengembangkan kebun sayur sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga dan mendukung penanganan stunting.
Hal tersebut disampaikan Rizal saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan peran dan fungsi PKK Desa se-Kecamatan Dolo Selatan di Gedung Pertemuan Puskesmas Baluase, Minggu (23/8/2026).
Menurut Rizal, PKK memiliki posisi strategis dalam menggerakkan masyarakat untuk terlibat dalam berbagai program pembangunan di tingkat desa.
Salah satu yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menghasilkan kebutuhan pangan keluarga.
Ia menilai kebun sayur di lingkungan desa dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.
“Pentingnya ibu-ibu PKK di desa mengambil peran dalam membuat kebun sayuran, sehingga dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan rumah tangga,” ujar Rizal.
Rizal menyebut sebagian kebutuhan sayuran masyarakat Sigi masih dipasok dari Kota Palu. Kondisi tersebut, menurutnya, menunjukkan masih adanya peluang untuk meningkatkan produksi pangan lokal dengan mengoptimalkan lahan yang tersedia di desa.
Selain memenuhi kebutuhan keluarga, hasil kebun juga dapat diarahkan untuk mendukung program penanganan stunting.
Sayuran yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan bergizi bagi keluarga yang memiliki anak stunting.
“Dengan adanya kebun sayur di desa, hasilnya tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk membantu anak-anak yang mengalami stunting,” katanya.
Rizal berharap PKK dapat menjadi salah satu penggerak dalam mengembangkan kegiatan tersebut secara berkelanjutan. Pemanfaatan lahan produktif diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi ketahanan pangan keluarga, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Sementara itu, Camat Dolo Selatan Yahya Y.A. Landua mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan dalam menjalankan berbagai program pembangunan di wilayah tersebut.
Menurutnya, masyarakat Dolo Selatan memiliki potensi dan kemampuan untuk menjalankan berbagai program. Namun, diperlukan kemauan untuk bergerak bersama dan tidak menunda pekerjaan yang dapat segera dilakukan.
“Kalau kita memiliki kebersamaan, Insya Allah kita pasti bisa menjadi sampel atau contoh kepada orang lain,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, Camat Dolo Selatan juga memberikan bonus kepada empat desa yang dinilai berhasil menjaga kebersihan lingkungan.
Keempat desa tersebut yakni Desa Bulubete, Desa Wisolo, Desa Pulu dan Desa Jono.
Kegiatan Bimtek turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Sigi Sitti Hawiyah, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sigi, Camat Dolo Selatan, pengurus TP-PKK Kabupaten Sigi, Ketua TP-PKK Kecamatan Dolo Selatan, Kepala Puskesmas Baluase serta seluruh Ketua TP-PKK Desa se-Kecamatan Dolo Selatan.
Melalui kegiatan tersebut, peran PKK di tingkat desa diharapkan semakin kuat dalam mendukung program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan keluarga, peningkatan gizi masyarakat dan penanganan stunting.





