SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi merilis perkembangan terbaru penanganan gempa bumi yang melanda wilayah tersebut sejak 16 Juni 2026.
Dalam konferensi pers di Gedung Pusdalops BPBD Sigi, Senin (22/6/2026) malam, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae didampingi Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi dan Sekretaris Daerah Nuim Hayat menyampaikan bahwa seluruh korban luka telah kembali ke rumah masing-masing setelah menjalani perawatan medis dan kini melanjutkan pemulihan secara rawat jalan.
Berdasarkan data final yang telah ditutup pemerintah daerah, jumlah warga terdampak tercatat sebanyak 9.283 jiwa atau 3.191 kepala keluarga (KK). Sementara itu, sebanyak 2.735 unit rumah mengalami kerusakan dan masih menunggu hasil asesmen teknis untuk menentukan kategori kerusakan, baik ringan, sedang, maupun berat.
Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga terdampak, meliputi sekolah, rumah ibadah, pasar, jaringan irigasi, jaringan air bersih, kantor pemerintahan, hingga rumah adat.
Hingga Senin pukul 23.00 WITA, jumlah gempa susulan tercatat mencapai 1.256 kali. Pemerintah bersama BPBD, TNI-Polri, BMKG, Balai Wilayah Sungai Sulawesi III, Balai TNLL, serta unsur terkait lainnya terus melakukan langkah mitigasi dan penanganan di sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan ancaman lanjutan.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi resmi selama masa tanggap darurat berlangsung.





